Mengenal Kandungan Pupuk KCL dan Fungsinya Bagi Tanaman

Mengenal Kandungan Pupuk KCL dan Fungsinya Bagi Tanaman
Mengenal Kandungan Pupuk KCL dan Fungsinya Bagi Tanaman

Untuk memberikan nutrisi yang tepat kepada tanaman, Anda perlu mengetahui kandungan pupuk termasuk kandungan pupuk KCL. Dalam dunia pertanian, pupuk menjadi salah satu elemen yang harus ada dan tidak boleh diabaikan.

Ini karena pupuk berperan penting dalam menyediakan nutrisi mencukupi bagi tanaman. Pemberian pupuk secara tepat dapat membantu tanaman tumbuh lebih subur sehingga mampu memberikan hasil panen yang melimpah.

Di samping pupuk organik, penggunaan pupuk buatan juga diperlukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Salah satu pupuk buatan yang kerap digunakan adalah KCL. Kali ini kami akan mengupas tuntang kandungan KCL beserta manfaatnya bagi tumbuhan.

Pentingnya Unsur Kalium bagi Tanaman

Sebelum memperkenalkan apa saja kandungan pupuk KCL, Anda juga perlu memahami apa peran penting unsur kalium (K) bagi tanaman. Kalium merupakan salah satu unsur kimia berupa logam lunak yang berwarna putih keperakan.

Kalium sendiri termasuk dalam unsur golongan alkali tanah. Karakteristik unsur mineral ini adalah dapat teroksidasi dengan sangat cepat dengan udara. Selain itu, kalium sangat reaktif terutama di dalam air.

Secara kimiawi, kalium memiliki kemiripan dengan sifat-sifat unsur natrium (N). Perlu Anda ketahui, kalium merupakan salah satu unsur hara makro primer. Oleh karenanya, kalium menjadi unsur yang sangat diperlukan tanah bahkan dalam jumlah cukup banyak.

Tanaman menyerap unsur K dari dalam tanah dalam bentuk ion K+. Mengingat pentingnya peran kalium bagi kualitas tanaman, maka penting sekali untuk memperhatikan kandungan kalium dalam tanah yang menjadi media tanam.

Nyatanya, unsur kalium dalam tanah tidak selalu tersedia secara mencukupi. Oleh sebab itu, diperlukan pupuk anorganik untuk mencukupi unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Kandungan pupuk KCL dapat membantu mencukupi nutrisi tanaman.

Secara alami, kandungan unsur kalium banyak ditemukan pada abu. Misalnya pada abu daun teh muda yang kandungan K2O mencapai 50%. Selain itu, abu pucuk tebu muda memiliki kandungan K2O mencapai 60-70%.

Perlu Anda ketahui bahwa kandungan unsur kalium pada tanaman adalah berkisar 0,5-6% K2O. Jadi, apabila tanaman tidak mendapatkan nutrisi dari unsur kalium, proses asimilasi dapat berpotensi terhenti.

Namun dengan adanya kandungan KCL, pertumbuhan tanaman akan lebih bagus dan menghasilkan panen yang optimal. Beberapa tanaman yang membutuhkan media tanam dengan kandungan K2O paling banyak misalnya kentang, tebu, nanas, hingga ubi kayu.

Baca juga:  Fungsi Virtako Pada Tanaman Padi

Baca juga: Begini Perawatan Padi Umur 50 Hari yang Benar

Kandungan Pupuk KCL

KCL merupakan pupuk anorganik (buatan) yang dibuat untuk memberikan kecukupan nutrisi pada media tanam. Dengan begitu, tanaman yang ditanam pada media atau tanah tersebut akan tumbuh dengan subur dan sehat.

Diproduksi dengan teknologi-teknologi industri pertanian yang mutakhir, pupuk KCL memiliki sejumlah kandungan unsur mineral yang kaya manfaat untuk kesuburan tanaman. Adapun kandungan pupuk KCL antara lain:

  • Kalium (K2O) : 60%
  • Uncoated KCL : 95 – 99.5%
  • NaCl : 0.5 – 5 %

Di antara karakteristik pupuk KCL adalah memiliki tingkat pH 7-10 (larut dalam ai 10%). Pupuk KCL berbentuk kristal padat dan berwarna putih kemerahan. Untuk cara menggunakannya, akan kami jelaskan pada uraian berikutnya.

Sementara itu, unsur pokok dalam kandungan pupuk KCL yaitu mineral kalium memiliki banyak fungsi. Dalam dunia pertanian, fungsi-fungsi mineral kalium antara lain sebagai berikut:

  • Mempengaruhi susunan serta mengedarkan karbohidrat pada tanaman
  • Mempercepat metabolisme nitrogen
  • Menjaga bunga serta buah sehingga tidak mudah gugur
  • Berperan sebagai unsur yang mengaktivasi enzim
  • Membantu tanaman menyerap air serta unsur hara dari dalam tanah (media tanam)
  • Membantu mengedarkan hasil asimilasi dari daun ke jaringan
  • Membantu proses terbentuknya protein dan pati
  • Mempengaruhi pembukaan stomata yang berperan mengatur pernapasan maupun penguapan
  • Membantu proses fisiologis pada tanaman
  • Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit serta kekeringan
  • Berperan membantu perkembangan akar

Baca juga: Cari Tahu Pupuk Bawang Merah yang Bagus di Sini

Manfaat Pupuk KCL untuk Tanaman

Kandungan pupuk KCL yang diberikan pada media tanam diharapkan memberikan dampak yang baik bagi tanaman. Di antara manfaat yang diperoleh tanaman jika diberi pupuk KCL adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Kualitas Tanaman

Manfaat pupuk KCL yang pertama adalah dapat mengoptimalkan kualitas tanaman. Pada tanaman buah-buahan, kandungan pada pupuk KCL membantu menghasilkan buah yang lebih memuaskan.

Ini ditandai oleh ukuran buah yang lebih besar, bobot buat lebih berat, serta rasa buah lebih manis. Ini berkat kemampuan kalium yang membantu transportasi glukosa dalam tanah. Alhasil, buah yang dihasilkan rasanya lebih manis.

2. Memperkuat Batang

Manfaat kandungan pupuk KCL selanjutnya adalah membantu memperkuat batang tanaman. Dengan nutrisi dari unsur kalium, batang tanaman akan lebih kokoh sehingga bisa berdiri dengan kuat.

Kandungan dari pupuk anorganik ini membantu tanaman sehingga mampu bertahan hidup lebih lama. Dengan batangnya yang kuat dan kokoh, tanaman tidak mudah ambruk sebelum berbuah.

Baca juga:  Mengenal Ciri-ciri Kentang Tak Layak Konsumsi: Jangan Sampai Salah Pilih!

3. Tanaman Lebih Tahan terhadap Penyakit dan Stress

Manfaat pupuk KCL selanjutnya yaitu meningkatkan ketahanan tanaman dari serangan penyakit maupun stress. Hama yang menyerang tanaman bisa menyebabkan tanaman terkena stress ataupun penyakit. Sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Kabar gembiranya adalah kandungan pupuk KCL membantu dalam pembentukan serta mengangkut karbohidrat. Di samping itu, kalium pada pupuk KCL juga bertindak sebagai katalisator dalam pembentukan protein.

Kandungan pada pupuk anorganik ini juga dapat menghindarkan tanaman dari risiko kekeringan. Seperti kita tahu, kekeringan bisa mengakibatkan tanaman mati yang tentunya bisa merugikan Anda.

4. Meningkatkan Hasil Panen

Semua petani tentu menginginkan tanamannya memberikan hasil panen yang maksimal. Untuk itu, segala bentuk perawatan diberikan secara optimal. Mulai dari pengolahan tanah yang dijadikan sebagai media tanam, pemilihan bibit unggul, sampai perawatan tanaman.

Manfaat kandungan pupuk KCL lainnya yaitu dapat meningkatkan hasil panen. Ini karena kalium bisa meningkatkan resistensi tanaman terhadap penyakit. Apabila tanaman Anda tumbuh dengan sehat, maka hasil panennya juga lebih banyak.

Cara Menggunakan Pupuk KCL yang Tepat

Setelah mengetahui apa saja fungsi unsur kalium serta manfaat pupuk KCL bagi tanaman, hal yang tidak kalah pentingnya yaitu mengetahui bagaimana cara penggunaan atau pengaplikasian pupuk anorganik satu ini.

Jumlah dosis atau takaran yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil sesuai keinginan. Dosis yang terlalu rendah membuat pemupukan kurang maksimal. Sebaliknya, dosis yang terlalu tinggi justru bisa merusak tanaman.

Ada dua cara menggunakan pupuk KCL, yaitu dalam bentuk pupuk KCL cair dan alternatif. Untuk memperoleh manfaat kandungan pupuk KCL yang maksimal, pahami cara penggunaannya berikut ini.

1. Pupuk Cair KCL

Untuk membuat pupuk cair KCL, caranya adalah:

  • Campur pupuk cair dengan air dengan ukuran perbandingan 1:14 liter
  • Semprotkan pupuk cair tersebut ke bagian bawah daun tanaman
  • Dianjurkan untuk melakukan penyemprotan pada pagi hari pukul 9 sampai 10 atau sore hari pukul 4 sampai 5 sore.

2. Cara Membuat Pupuk KCL Alternatif

Adapun cara membuat pupuk KCL alternatif yaitu:

  • Siapkan cocopeat atau sabut kelapa 1 kg, kemudian cacah sabut kelapa
  • Siapkan bonggol pisang lalu cacah
  • Siapkan jerigen air lalu masukkan bio activator
  • Aduk rata cacahan sabut kelapa dan bonggol pisang, lalu masukkan ke dalam jerigen
  • Aduk semua bahan dalam jerigen dengan cara digoyang-goyang
  • Tutup jerigen agar proses fermentasi berjalan sempurna
  • Tunggu proses fermentasi sekitar 2-3 minggu

Dengan mengetahui kandungan pupuk KCL serta cara menggunakannya, Anda bisa memperoleh hasil pemupukan yang maksimal.